Kasdam V Brawijaya Tinjau Posko PPKM Skala Mikro di Kabupaten Sampang

0
30

SAMPANG | LIPUTAN12 – Kepala staf Kodam V Brawijaya pantau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro pada penanganan Covid-19 di Balai Desa Bencelok Kec Jrengik Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Staf Kodam V Brawijaya, Brigadir Jenderal TNI Agus Setiawan, S.E., didampingi Aspers Kasdam V/Brw Kolonel Inf Heri Budi Purnomo, S.I.P., M.M., Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum, S.E., M.Si., Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, S.I.K., M.Si., Kajari Sampang Dr. Maskur, S.H., M.H., dari PN Sampang Iryanto Prijatna, S.H., M.H., Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Sekda Kabupaten Sampang Yuli Setiawan, S. Sos., M.Si., Forkopimka Jrengik beserta Kepala OPD Kabupaten Sampang Ka Puskesmas Jrengik juga Kades Bencelok Moh Taufiqurrahman beserta Relawan kampung tangguh Desa Bencelok Kecamatan Jrenggik Kabupaten Sampang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat menyampaikan puji syukur kepada Allah SW sehingga bisa berkumpul dengan acara kunjungan Kasdam V Brawijaya dalam pengecekan Posko PPKM Berbasis Mikro pada Penanganan Covid-19 di wilayah Sampang.

“Dengan datangnya Kasdam V Brawijaya, kami merasa senang dan gembira karena kepedulian bapak Kasdam biarpun menunggu dari pagi sebagai antusias kami. Alhamdulillah di desa Bencelok menjadi zona hijau,” kata Wabup Sampang.

Abdullah Hidayat menuturkan, di masa Pandemi ini di Kecamatan Jerengik terdapat 2 terpapar dan 2 sudah sembuh.

“Mari kita jaga desa Bencelok ini untuk tetap menjadi Zona hijau. Kami meminta barokahnya dan doanya bapak Kasdam V Brawijaya, semoga wilayah kabupaten Sampang menjadi zona hijau,” tuturnya.

Sementara Kepala Staf Kodam V Brawijaya, Brigadir Jenderal TNI Agus Setiawan menyampaikan, saya mengajak semuanya untuk bersyukur atas ridho kehendak Allah SWT, sehingga bisa bertemu di desa Bencelok dengan agenda yang cukup padat, kami meliling Pulau Madura termasuk Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.

“Kami sangat aspirasi dan bangga atas kekompakan dan lengkap di seluruh perangkat baik dari tingkat atas sampai tingkat bawah,” ungkap Kasdam.

Angka meninggal Terkait dengan Covid-19 Alhamdulillah kabupaten Sampang di paling bawah, Untuk penyumbang kematian yang paling tinggi terkait Covid-19 itu aDalah wilayah Jatim Timur penyumbang yang terbanyak Serta penyumbang Penurunan angka kesembuhan yang paling banyak untuk saat ini juga wilayah Jawa timur.

“Harapan Kami kepada seluruh stakeholder untuk saling bahu membahu untuk menurunkan kabupaten Sampang dari Zona Orange menjadi zona kuning untuk keseluruhannya,” harapnya.

Maka dari itu, tujuan PPKM yang sehat semakin sehat serta menurunkan dari Zona Orange menjadi zona hijau. PPKM Mikro perlu adanya data penurunan setiap minggunya untuk mengukur keberhasilannya.

“Jadi Kita harus menguasai dengan lingkungan untuk melawan Covid-19, Sekarang 3 M tidak berlaku lagi sekarang sudah 5 M yang perlu di perhatikan dan perlu dikonfirmasi kepada masyarakat Perlu adanya kontrol keluar masuk masyarakat dari luar desa sebagai antisipasi kedepannya agar desa Bencelok tetap menjadi zona hijau dan perlu adanya kerjasama seluruh stakeholder,” tukasnya.

Diketahui, Penyerahan Masker dari Kasdam V Brawijaya kepada Kepala Desa Bencelok sekaligus Pembacaan Doa Peninjauan Posko PPKM Mikro Berbasis Mikro Pada Penanganan Covid 19, serta kenang kenangan dari Bapak Kasdam kepada wakil Bupati Sampang berupa Al-Qur’an dan Sajadah sekaligus mukenah.

Penulis      : Rara/Kachonk
Redaktur   : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here