Jembatan Ledeng Milik Perumda Tirta Kahuripan Dibiarkan Rusak dan Membahayakan Warga

0
36

BOGOR | LIPUTAN12 – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor raja tega, jembatan ledeng miliknya dibiarkan rusak parah dan membahayakan warga.

Humas Perumda Tirta Kahuripan, Arfur, tanggapi dingin atas keluhan masyarakat di dua kelurahan tentang keberadaan jembatan penyeberangan milik Perumda Tirta Kahuripan dibiarkan rusak parah tanpa ada perhatian.

Jembatan yang dikenal jembatan ledeng itu, berada di antara dua kelurahan, yakni kelurahan Gunung Batu kecamatan Bogor Barat dan kelurahan Kebun Kelapa kecamatan Tengah, Kota Bogor.

“Jembatan yang panjangnya tak kurang 50 metere dan lebar dua meter itu dibiarkan rusak dan membahayakan bagi siapa yang melintas,” kata beberapa warga pada wartawan.

Kerusakan jembatan itu berlangsung lama. Informasi diperoleh, Pemkot Bogor kesulitan memperbaikinya karena jembatan tersebut bukan miliknya melainkan aset Perumda Tirta Kehuripan.

“Baru beberapa hari lagi ditambal sulam oleh TNI, untuk menjaga jangan sampai menelan korban dan sifatnya sementara,” kata Riyan penjual ikan hias di ujung jembatan.

Humas Perumda Kahuripan Arfur mengaku jembatan ledeng yang berada di dua kelurahan itu milik Perumda Kahuripan. Hanya saja, jembatan itu bukan untuk kepentingan umum melainkan kepentingan kontrol ledeng petugas Tirta Kahuripan.

“Coba lihat, perasaan di dekat jembatan itu ada plang tertulis, jembatan ini bukan untuk jalan umum,” kata Arfur saat di konfirmasi Jumat (5/3/2021).

Perumda, kata Arfur, tengah menghitung besaran biaya dan besar kemungkinan jembatan itu akan diserahkan perawatannya pada Pemkot Bogor. Tentu melalui mekanisme antar pemerintah.

Arfur tidak menyinggung kalau jembatan ledeng yang dikeluhkan warga Kota Bogor itu, diagendakan untuk diperbaiki, dan nampaknya dibiarkan terbengkalai meski dikeluhkan warga cukup membahayakan.

‘Kita lagi hitung berapa besar dana yang dikeluarkan atas pembangunan jembatan tersebut. Kita akan sampaikan pada para pimpinan di Perumda Tirta Kahuripan dan bagaimna langkah selanjutnya,” tegas Arfur. ***

Redaktur      : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here