Hadiri Sertijab Bupati, Khofifah Berharap Transformasi Kepemimpinan Langkah Percepatan Pembangunan Sumenep di Segala Sektor

0
76
Sertijab Bupati Sumenep dari Plh. Ir. Edy Rasiyadi (kiri) kepada Bupati terpilih Achmad Fauzi (kanan) dan Wakil Bupati Hj. Dewi Khalifah (tengah), di Aula Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (7/3/2021).

SUMENEP | LIPUTAN12 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri langsung acara Serah terima jabatan (Sertijab) dan gelar rapat Paripurna DPRD pasca dilantiknya Achmad Fauzi dan Hj. Dewi Khalifah sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode 2021 – 2024 yang digelar di Aula Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (7/3/2021).

Agenda Sertijab Bupati Sumenep dari Plh. Ir. Edy Rasiyadi kepada Bupati terpilih Achmad Fauzi, dipimpin langsung Ketua DPRD Sumenep H. Abdul Hamid Ali Munir, dan dihadiri Wakil ketua DPRD Jawa Timur, Pimpinan beserta anggota DPRD Sumenep, Forum Komunikasi Pimpinab Daerah (Forkopimda) Sumenep, beserta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Acara diawali dengan pembagian santunan anak yatim dan dilanjutkan dengan penanda tanganan berita acara penyerahan dari Plh. Ir. Edy Rasiyadi kepada Bupati Achmad Fauzi, dan dilanjutkan penyerahan memori jabatan kepada Bupati baru dengan disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ketua DPRD Sumenep dalam sambutannya menyampaikan, dirinya sangat mengapresiasi digelarnya Serah terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati dan penyampaian pidato awal masa jabatan.

“Ini menjadi suatu kebanggaan dan motivasi tersendiri bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan di masa yang akan datang,” ucap H. Abdul Hamid Ali Munir.

Politisi senior PKB Sumenep juga menyampaikan akan terus bekerja secara profesional berdasarkan instruksi DPRD yang berasaskan asas-asas kenegaraan pemerintahan yang baik.

“Selanjutnya hubungan antara eksekutif dan legislatif yang berbasis pada penguatan fungsi koordinasi dan kolaborasi, saling mengingatkan dalam keharmonisan demi kebaikan bersama kedepan,” tutur Hamid.

Maka dari itu, Hamid mengingatkan, Pemerintah ke depan dituntut untuk mengatasi krisis kesehatan akibat pandemi covid-19. Disisi lain pemerintah kabupaten sumenep juga harus bersama sama memikul tanggung jawab dalam pemulihan perekonomian masyarakat yang merosot akibat kebijakan pembatasan aktivitas dan mobilitas penduduk.

“Terutama dalam penyusunan RPJMD Pemerintah Kabupaten Sumenep harus kompatebel dengan program pemulihan ekonomi Nasional untuk menggerakkan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19,” urainya.

Sementara dalam pidato perdananya pada Rapat Paripurna, Bupati Achmad Fauzi menyampaikan, beberapa program yang segera direalisasikan. Bupati Muda di Jawa Timur ini menyampaikan bahwa Kabupaten Sumenep ini memasuki pemerintahan yang baru.

“Hakikatnya saya dan Nyai Eva bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani,” tegas Fauzi.

Fauzi juga meminta dukungan semua pihak di dalam mengelola dan membangun Sumenep ke depan. Mengingat, mandat yang diberikan rakyat melalui proses demokrasi tidaklah mudah, sehingga tidak memungkinkan hanya dikelola oleh Bupati dan Wakil Bupati tanpa bantuan masyarakat utamanya jajaran pemerintah kabupaten Sumenep

“Amanah yang diberikan ini merupakan amanah yang berat, dukungan dari stakeholder terkait khususnya jajaran Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep yang sangat kami perlukan untuk nantinya bergerak bersama-sama untuk membangun Sumenep ke depan lebih baik lagi,” pintanya.

Selain itu, mantan wakil Bupati pada periode sebelumnya menyampaikan bahwa, ia mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemimpin Sumenep yang terdahulu.

“Karena merekalah yang meletakkan pondasi pembangunan dan arah kebijakan serta keberhasilan arah pembangunan yang telah dicapai selama ini,” ujarrnya.

“Apa yang sudah dilakukan oleh pendahulu kami, semoga menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT,” tandasnya.

Fauzi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menuturkan bahwa rancangan pembangunan Sumenep ke depan sudah terkonsep pada Visi Misi yang disusun pada kampanye politiknya di Pilkada 2020 lalu.

“Konsep pembangunan Kabupaten Sumenep tahun 2021-2024 berorientasi kepada Sumenep yang Unggul, Mandiri dan Sejahtera. Dengan konsep tersebut diharapkan mampu mengangkat harkat dan derajat kemakmuran masyarakat Sumenep,” paparnya.

Ia juga memaparkan garis besar dari konsep yang telah dirumuskan pada Visi Misi tersebut, seperti pembangunan di bidang sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Ketenagakerjaan, peningkatan ekonomi masyarakat dengan penguatan kawasan ekonomi yang berbasis dari hulu ke hilir.

“Melaksanakan pembangunan yang berasas gotong royong dan kearifan lokal serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang Inovatif, Responsif dan Transparan dalam melayani masyarakat kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Bupati periode sebelumnya Dr. KH. A Busyro Karim atas pengabdiannya selama dua periode memimpin Sumenep.

“Pertama saya dan kita semua patut mengucapkan terimakasih kepada Al-Mukarram KH. A Busro Karim, atas pengabdian dan dedikasinya selama ini memimpin Sumenep,” ucap Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Achmad Fauzi dan Hj. Dewi Khalifah sebagai Bupati dan wakil Bupati terpilih pada Pilkada Sumenep 2020,

”Selamat menjalankan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep. Semoga transformasi kepemimpinan ini memberikan dampak terhadap percepatan dan lompatan pembangunan di semua sektor yang ada di Kabupaten Sumenep,” ucapnya.

Diketahui, Serah terima jabatan Bupati Sumenep dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.35-312 Tahun 2021 tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah serentak Tahun 2020 di kabupaten dan kota pada Provinsi Jawa Timur, dan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-368 Tahun 2021 tentang perubahan atas keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-312 Tahun 2021 tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah serentak Tahun 2020 di kabupaten dan kota Provinsi Jawa Timur.

Redaktur      : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here