Guru Ngaji di Sumenep dapat Bantuan Kartu Guru Ngaji dan Kartu JKN KIS

0
47

SUMENEP | LIPUTAN12 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Provinsi Jawa Timur menggandeng Bank BPRS Bhakti Sumekar meluncurkan kartu guru ngaji Bismillah Melayani dengan total dana sekitar Rp1.2 miliar.

Program bantuan untuk guru ngaji ini merupakan salah satu wujud dari visi misi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi-Nyai Hj. Dewi Khalifah, untuk memperhatikan para guru ngaji di bumi Sumekar, sebagai implementasi dari peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, program ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap para guru ngaji di Kabupaten Sumenep. Seluruh lapisan masyarakat termasuk anak-anak di era globalisasi tentu saja sangat mudah mengakses segala macam sumber informasi, sehingga dengan menggunakan telepon genggam android tidak hanya membaca ataupun menonton konten baik saja tetapi juga yang kurang baik.

“Saya menyadari bahwa guru ngaji sangat mempunyai peran penting dalam mendidik dan menyiapkan anak-anak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, bermoral serta berkarakter budaya,” kata Achmad Fauzi di sela-sela Peluncuran Kartu Guru Ngaji dan Kartu JKN Guru Ngaji tahun anggaran 2021, di Balai Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Jumat (25/6/2021).

Tahun ini pemkab Sumenep akan mengeluarkan 1000 Kartu Guru Ngaji (KGN). Setiap pemilik kartu akan menerima bantuan Rp1.200.000.

“Ini akan utuh, kami jamin tidak ada pemotongan apapun karena sudah non tunai melalui perbankan,” tegas Fauzi.

Pemkab Sumenep kini telah mencetak 350 KGN yang siap disalurkan. Sedangkan sisanya akan disalurkan secara bertahap.

“Kami pastikan para penerima tepat sasaran, karena sudah dilakukan verifikasi by name by address,” paparnya.

Untuk tahun depan, politisi muda PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini berjanji akan mengupayakan untuk menambah kuota penerima sekaligus besaran nominalnya.

“Penerima tahun depan sudah kita verifikasi mulai tahun ini. Jadi nanti penerimanya benar-benar tepat sasaran. Kurang lebih ada 5.000 guru ngaji se-Kabupaten Sumenep yang sudah masuk datanya ke kami,” tandasnya.

Sementara Dikonfirmasi terpisah, salah seorang guru ngaji penerima bantuan, Zainol Mustaqin warga Desa Prenduan Kecamatan Pragaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sumenep atas kepeduliannya kepada para guru ngaji di Kabupaten Sumenep, baik bantuan stimulan maupun program JKN untuk pelayanan kesehatan.

“Semenjak kepimimpinan Bapak Bupati Achamd Fauzi, para guru ngaji mendapatkan perhatian penuh, karena saat ini tidak hanya mendapat bantuan stimulan saja, tetapi sejak tahun ini ada bantuan jaminan kesehatan,” tuturnya.

Untuk diketahui, selain launching kartu guru ngaji, pemerintah ujung timur Pulau Madura ini juga menggandeng BPJS Kesehatan untuk menjamin kesehatan para guru ngaji. Jadi selain mendapatkan kartu guru ngaji dengan saldo Rp1.200.000,- para guru ngaji ini juga memperoleh kartu JKN KIS.

Redaktur   : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here