Dinilai Langgar AD/ART, Muscablub HIPMI Sumenep Menuai Protes

0
27

SUMENEP | LIPUTAN12 – Pelaksanaan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sumenep meninggalkan sejumlah permasalahan dan polemik dalam internal organasasi pengusaha itu.

Pasalnya, muscablub yang diselenggarakan pada Jumat (12/3/2021) kemarin, di salah satu hotel ternama di Kabupaten Sumenep itu, kini dipersoalkan oleh mantan bendahara umum HIPMI Sumenep.

Tommy Dwi Erta, mantan bendahara umum (Bendum) yang saat ini masih menjabat sebagai anggota Careteker HIPMI Sumenep mengatakan bahwa pelaksanaan muscablub diselenggarakan dengan mendadak dan tertutup.

Menurutnya, biasanya muscablub itu harus ada penjaringan bakal calon (balon) serta perangkat-perangkat yang dibentuk, seperti SC dan OC. Kemudian ada tata tertib (tatib) dan lain-lain.

“Diduga telah terjadi pelanggaran administrasi dan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi. Bahkan, bisa kita simpulkan muscablub kemarin, melanggar AD/ART HIPMI yang ada,” kata Tomy Dwi Erta kepada liputan12, Sabtu (13/03/2021).

Tomy menjelaskan, muscablub tersebut juga dilaksanakan secara tertutup dan tidak ada keterbukaan sama sekali, sehingga membuat anggota resmi tidak dilibatkan dan hanya dihadiri oleh orang orang baru.

“Muscablub ini dilaksanakan secara tertutup. Segala informasi tidak disebarluaskan, utamanya pada anggota yang masih aktif. Sangat disayangkan karena pada acara tersebut hanya dihadiri orang orang baru tapi tidak melibatkan mereka yang telah resmi menjadi anggota aktif dan yang mempunyai KTA HIPMI,” jelas Tomy dengan nada kesal.

Diketahui seperti yang tertuang dalam AD/ART HIPMI di Pasal 16 menyebutkan, di antaranya;
1. Muscablub diselenggarakan bila ada kebutuhan hal-hal yang tidak dapat ditunda sampai musyawarah
a. Terjadi penyimpangan dan pelanggaran oleh badan pengurus daerah
b. Jika Badan Pengurus Cabang tidak menyelenggarakan musyawarah cabang setelah 3 (tiga) bulan berakhir masa bhakti Badan Pengurus Cabang tanpa alasan yang dapat dipertanggung jawabkan.

2. Muscablub dapat diadakan atas pemintaan 2/3 (dua per tiga) jumlah anggota, bersama-sama dengan Badan Pengurus Cabang atau sebaliknya. Kecuali dalam hal penyelenggaraan muscablub seperti yang dimaksud dalam pasal 14 ayat (1) Anggaran Rumah Tangga.

3. Permasalahan yang akan dibahas harus disampaikan kepada para peserta bersama-sama undangan yang akan menghadiri muscablub paling lambat 15 (lima belas) hari sebelum tanggal penyelenggaraan.
Dan masih banyak Pasal pasal yang lainnya.

Lebih lanjut Tomy menegaskan bahwa HIPMI merupakan organisasi kader, sehingga yang berhak masuk menjadi ketua itu harus kader. Saya sendiri tidak begitu dilibatkan dalam pelaksanaan muscablub HIPMI ini, dan lagi-lagi saya menduga ini cenderung dipaksakan, jangan sampai ada orang lain masuk dan main tabrak-tabrak.

“Untuk langkah selanjutnya, kami dari anggota resmi HIPMI Sumenep akan berkoordinasi dan bersurat resmi ke BPD dan ditembuskan ke BPP terkait kejadian yang ada di kota Keris ini,” tandas Tomy.

Sementara itu Ketua terpilih dalam muscablub yang dinilai tidak sesuai AD/ART tersebut, Achmad Yunus saat dikonfirmasi awak media liputan12, tidak begitu banyak berkomentar, hanya menyampaikan dan berdalih minta hubungi orang lain.

“Silahkan hubungi Mas Didik saja. Saya takut salah, takut keliru mas. Biarlah dari teman teman senior saja yang berstatement,” dalihnya singkat.

Terpisah, Didik Haryanto selaku anggota resmi HIPMI Sumenep dan juga sebagai Owner Batik Tulis Canteng Koneng, saat dikonfirmasi menyampaikan, dirinya tidak mengetahui pasti proses muscablub yang digelar kemarin.

“Maaf Mas Brow, saya sibuk, saya tidak tau itu, saya ini pengusaha bukan Karyawan, silahkan konfirmasi ke pelaksana saja,” ungkapnya sambil senyum.

Sekedar diketahui, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pelaksanaan Muscablub HIPMI Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan pada hari Jumat kemarin, di Hotel C1 Desa Kolor Sumenep menghasilkan ketua terpilih, yakni Achmad Yunus.

Redaktur      : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here