Buka Akses Wisata Oksigen Pulau Giliyang, Pemkab Sumenep Dukung Penerbangan Seaplane

0
24

SUMENEP | LIPUTAN12 – Pulau Giliyang dengan oksigen yang sangat baik menjadi wisata yang dilirik oleh wisatawan dari luar negeri. Sehingga saat ini segera akan dibuka Bandara Laut di Desa Banraas Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Rencana pembukaan penerbangan dari program Kementerian Perhubungan. Pada hari Senin (26/4/2021) dilakukan uji coba oleh maskapai penerbangan Travira Air secara langsung memakai pesawat amfibi menggunakan Pesawat type C-208 amphibian 8 seater di Dermaga Desa Banraas Pulau Giliyang.

Pemkab Sumenep menyambut baik penerbangan jalur wisata dari Bali menuju pulau oksigen Giliyang Kecamatan Dungkek, dengan seaplane atau pesawat yang bisa mendarat dan lepas landas di atas air.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, program Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan Kemenhub sangat mendukung perkembangan objek wisata di Kabupaten Sumenep, Yang wilayahnya terdiri dari daratan dan kepulauan, sehingga pengembangannya tidak hanya di daratan saja tetapi juga di kepulauan.

“Sudah pasti Pemkab menyambut baik penerbangan seaplane atau pesawat amfibi dengan rute Denpasar – Giliyang, Ini tujuannya adalah bagaimana para wisatawan dari luar yang ingin berwisata ke Giliyang itu bisa menggunakan tranportasi laut bisa tranportasi udara,” jelas Bupati di sela-sela uji coba penerbangan jalur wisata dari Bali menuju pulau oksigen Giliyang Kecamatan Dungkek, di Bandar Udara Trunojoyo, Senin (26/4/2021).

Pihaknya optimis dengan penerbangan jalur wisata menggunakan seaplane C-208A Travira Air mampu membuka akses wisata Pulau Oksigen Giliyang untuk menarik wistawan mancanegara berkunjung ke pulau yang memiliki kandungan oksigen terbaik di Indoensia dan kedua di dunia.

“Penerbangan wisata jalur Bali menuju Pulau Oksigen ini jelas menjadi solusi atas persoalan waktu tempuh yang selama ini menjadi keluhan wisatawan ketika berkunjung ke objek wisata di kepulauan salah satunya Pulau Giliyang ini,” Terang Bupati Fauzi.

Oleh Karena itu, Suami Dari Ibu Nia Kurnia Fauzi ini menyampaikan, bahwa uji coba penerbangan seaplane kali ini berlangsung lancar.

“Ini satu-satunya di Indonesia, uji coba landing di atas air. Uji coba nya tampaknya sudah dua kali tadi. Artinya meyakinkan, bahwa bisa untuk landing di Giliyang. Dan alhamdulillah lancar,” Jelasnya.

Menurutnya, pemerintah daerah sangat mensupport sepenuhnya, dengan melakukan promosi penerbangan wisata Denpasar – Pulau Giliyang dengan menggunakan pesawat amfibi.

“Kami juga akan membangun dermaga apung di Desa Banraas, agar seaplane ini bisa mendarat. Karena dermaga yang ada sekarang ini tidak bisa didarati ‘seaplane’. Harus ditambah dengan dermaga apung,” tandasnya.

Redaktur      : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here