Bima Arya Sematkan Satya Lencana Perintis Kemerdekaan kepada 16 Keluarga Pejuang PETA

0
77
Sumber foto: Prokompim

KOTA BOGOR | LIPUTAN12 – Wali Kota Bogor, Bima Arya berkesempatan menyerahkan langsung tanda kehormatan Satya Lencana Perintis Kemerdekaan kepada 16 perwakilan keluarga para pejuang Pembela Tanah Air (PETA).

Tanda kehormatan Satya Lencana Perintis Kemerdekaan merupakan hasil dari Surat Keputusan yang ditandatangani langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertanggal 11 Februari yang lalu.

Penyerahan tanda kehormatan yang dilaksanakan di Museum PETA, Kota Bogor pada Jumat (23/4/2021), disaksikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letjen TNI Agus Widjojo dan Ketua Yayasan PETA (Yapeta), Tinton Soeprapto.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatkan, ada tiga dimensi, makna dan simbol yang ada dalam proses pemberian penghargaan kepada para pejuang. Pertama kata Bima, adalah apresiasi. Penghargaan ini merupakan wujud penghargaan dan wujud hormat serta terima kasih kepada para pahlawan.

“Mereka yang telah banyak mengorbankan segalanya hingga negara kita ada Dimensi kedua, inspirasi. Anak-anak muda hari ini harus tahu cerita heroik dan luar biasa di masa yang tidak mudah saat itu,” ungkap Bima Arya.

Bima Arya mengungkapkap, pesan dari generasi ke generasi itu harus sampai. Di saat penghargaan itu diberikan, ada muatan pesan bermakna di dalamnya. Apalagi mereka, para pejuang, berkorban untuk hal yang sangat besar bagi negara ini.

“Bisa juga kita menganggap jasa para pahlawan melalui film. Saya sering sampaikan anak-anak muda saat ini harus banyak menonton film tokoh nasional,” sahut Bima Arya.

Dimensi terakhir, adalah refleksi. Bima Arya melihat, tantangan bangsa ini cukup berat, selama masa reformasi belum pernah ditemukan ujian seberat ini. Di tarik sana sini, kepentingan politik hingga kepentingan ideologi, menurutnya ini masalah cukup serius.

Jika terlalu larut dalam masalah tersebut, maka bukan tak mungkin Indonesia bisa tercerai berai. Untuk itu, pemberian tanda jasa tersebut adalah sebagai ajang bagi refleksi. Apa yang harus dilakukan untuk menjaga apa yang sudah diperjuangkan para pendahulu.

“Agar cita-cita founding father kita tetap on the track, ancaman itu nyata dan ada. Selamat kepada para penerima tanda kehormatan beserta keluarga, terima kasih buat semuanya. Semoga Allah tetap menjaga kita untuk terus melindungi cita-cita proklamasi,” katanya.

Redaktur     : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here