Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, Bupati Sumenep Bacakan Amanat Kapolri

0
66

SUMENEP | LIPUTAN12 – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep Polda Jatim melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru tahun 2021 di lapangan Apel Sanika Satyawada Mapolres Sumenep, di Jl. Urip Sumoharjo No. 35 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (5/5/2021).

Dalam apel gelar pasukan tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan bahwa Operasi Ketupat digelar untuk membangun sinergisitas dan soliditas dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri.

Apel gelar pasukan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinegrisitas semua pihak yang ikut terlibat.

Dalam amanatnya, Kapolri mengatakan ada sejumlah hal perlu menjadi perhatian yakni, aktivitas di tempat ibadah, aktivitas di sentra ekonomi dan pariwisata.

Kapolri juga menekankan adanya potensi pelanggaran protokol kesehatan selama masa Idul Fitri.

“Operasi Ketupat ini rencananya akan berlangsung selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang. Semangat yang ingin saya tanyakan dalam operasi ketupat ini adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui pendekatan dan penegakan protokol kesehatan,” kata Kapolri.

Sementara, Kapolres Sumenep, AKBP Darman dalam sambutannya menyampaikan, operasi Ketupat Semeru tahun 2021 dilaksanakan dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif dan memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa serta merayakan Idul Fitri 1442 H di masa Pandemi covid-19, dan larangan mudik.

“Pelaksanaan Operasi melibatkan tim gabungan dari unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP,” kata AKBP Darman.

Darman menekankan untuk terus meningkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442 H.

“Laksanakan pengamanan secara
profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system,” ungkapnya.

Dia meminta laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Mantapkan kerja sama, sinergi, dan solidaritas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi. Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih, pastikan petugas frontliner telah melaksanakan program vaksinasi sebanyak 2 kali,” tegasnya.

Redaktur    : Lekat Azadi
Copyright © 2021 liputan12

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here