4 Tahun Beruntun Raih Opini WTP dari BPK, Bupati Sumenep Minta OPD Terus Lakukan Perbaikan

0
103
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat penyerahan LHP BPK atas LKPD tahun 2020 Ketua BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Selasa (25/5/2021).

SUMENEP | LIPUTAN12 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Provinsi Jawa Timur secara berturut-turut 4 kali mendapat penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tahun anggaran 2020 kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi oleh Ketua BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Selasa (25/5/2021).

Selain Bupati Sumenep Achmad Fauzi, pada momentum itu hadir pula di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi, dan Kepala Inspektorat Kabupaten Sumenep Titik Suryati.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, opini WTP LKPD tahun 2020 sejatinya adalah hasil kerja keras dan sinergitas semua pihak di jajaran pemerintah daerah, termasuk keterlibatan masyarakat untuk mengawasi sekaligus mengontrol kinerja Pemerintah.

“Seluruh elemen yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan bersih, transparan dan akuntabel dari tahun ke tahun, telah membuahkan hasil dengan mendapatkan opini WTP LKPD 2020,” kata Achmad Fauzi usai penyerahan LHP BPK RI atas LKPD Kabupaten Sumenep tahun 2020.

Untuk itulah, lanjut Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hendaknya melakukan perbaikan terhadap beberapa catatan yang ditemukan dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat.

“Saya harapkan seluruh ASN dalam melaksanakan kegiatan anggaran tahun 2021 lebih hati-hati, karena adanya perubahan aturan ataupun pergeseran anggaran yang dilakukan di masing-masing OPD supaya tidak menuai masalah,” terangnya.

Bupati Fauzi juga tak lupa menyampaikan rasa syukur dengan diraihnya WTP yang keempat kalinya oleh Pemkab Sumenep.

Bupati Fauzi mengungkapkan, capaian ini bisa menjadi motivasi pemerintah daerah untuk meningkatkan dan mempertahankan, sehingga kualitas penyelenggaraan keuangan di Kabupaten Sumenep lebih baik lagi.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sumenep kembali meraih dan mempertahankan predikat opini WTP tahun 2020 dan terima kasih kepada seluruh ASN perangkat daerah yang telah bekerja keras dan terus bersinergi dengan elemen di Kabupaten Sumenep,” ungkap Bupati Fauzi.

Kendati demikian, suami Nia Kurnia Fauzi tersebut tetap meminta kepada pihak terkait, khususnya pimpinan OPD, agar tidak mudah puas.

Sebab, kata Fauzi opini WTP harus dinilai sebagai apresiasi sehingga ke depan lebih semangat lagi untuk berbuat yang lebih baik dalam menjalankan roda pemerintahan di Sumenep.

“Selain mensyukuri opini WTP kali ini, ke depan tetap harus lebih profesional, transparan dan akuntable dalam menjalankan roda pemerintahan. Agar opini WTP ini bisa terus dipertahankan,” tuturnya.

“Jangan sampai, sekarang dapat opini WTP tapi tahun berikutnya justru WDP, apalagi sampai ada temuan yang harus ditindak lanjuti,” tegasnya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati A. Busyro Karim dan Wakil Bupati Achmad Fauzi berhasil meraih opini WTP dari BPK RI atas Laporan LKPD berturut-turut selama empat tahun yakni tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020.

Redaktur   : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here